Anak belajar bukan hanya untuk mendaptkan hasil scholastik yang bagus tentunya, tetapi lebih dari itu yang terpenting adalah menjadikan anak sebagai pembelajar yang baik. Menumbuhkembangkan anak menjadi seorang pembelajar yang baik diperlukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Mempunyai waktu belajar yang teratur.
Keteraturan waktu atau rutinitas atau dalam bahasa Inggris habbit akan menghasilkan sebuah prilaku atau bahkan karakter. Dalam belajar tentunya habbit formation harus dijaga dan ditumbuhkembangkan.
2. Melatih anak belajar kritis
Dalam pembelajaran tentunya anak harus dilatih dan diarahkan bukan hanya sekedar tahu tapi anak juga harus diajak kritis, seperti mengapa harus belajar ini atau itu, mengapa ini begini atau itu begitu, dan seterusnya. Kita sering mendengar bahwa anak pinter adalah mereka yang banyak bertanya.
3. Apapun, dengan siapapun, kapanpun dan dimanpun adalah pembelajaran. Disini perlu ditekankan bahwa konsep belajar bukan hanya text book. Anak belajar bukan berarti harus membaca buku atau di ruang belajar atau sekolah. Tetapi memperbaiki mainannya yang rusak tentu sebuah pembelajaran yang baik juga.
Penulis yakin bahwa tulisan ini masih abstrak, untuk lebih jelas lihat artikel lain yang akan kita bahas secara detail ke tiga poin di atas



Tidak ada komentar:
Posting Komentar